Kamis, 16 Desember 2010

Temu Civitas Akademik SBK SD Islam Al-Ghozali


Hari ini, bertepatan pada tanggal 10 Muharram 1432 H, kelas 3 dan 4 SD Islam Al-Ghozali mengadakan acara pameran kerajinan "Temu Civitas SBK SD Islam Al-Ghozali kelas 3 dan 4", setelah kami menyelesaikan Ujian Akhir Semester 1.
Pada acara ini dibuat berupa pameran kerajinan dan hasil karya para santri kelas 3 dan 4. Ada yang berupa kerajinan kain (flannel,) kayu,  manik-manik, bros, maupun keramik (yang kemarin kami buat di Plered itu lho...).
Dalam pameran ini ada 22 buah meja stand yang diatur secara rapi, dan tiap-tiap meja terdiri dari satu kelompok. Ada 4 meja bernama "Warung Sawios", yg dalam bahasa sunda artinya kira-kira = tidak apa-apa alias silahkan ambil aja.





Warung sawios inilah yang paling banyak dikunjungi anak-anak, soalnya anak-anak bisa mendapatkan makanan dengan gratis. Semua anak bergembira, karena barang-barang yang dijual harganya murah dan merupakan hasil karya teman-teman mereka sendiri.

Rencananya sih besok masih ada pameran satu hari lagi. Jadi, aku harus jaga stand lagi deh. Aku sangat senang sekali. Ini adalah pengalaman yang tak terlupakan buatku, karena kami dibimbing untuk bekerja sama satu kelompok untuk mengurus stand. Menghitung uang hasil penjualan dan mengaturnya.

Mudah-mudahan besok hari cerah alias tidak hujan, sehingga acara besok akan berjalan dengan lancar. Aaaamiiin....

Rabu, 15 Desember 2010

SELAMAT PAGI CIK GU ....... UPIN & IPIN , I LIKE IT !!

Upin dan Ipin adalah film serial kartun yang sangat disukai oleh Faris dan Aisyah  adikku. Tadinya aku tidak terlalu senang dengan film Upin Ipin ini, soalnya tokoh utamanya anak laki-laki. Tapi, adik-adikku sangat suka sekali dengan film ini. Kalau tiba waktunya, pasti channel TV ga boleh dipindahin, jadinya aku ikutan nonton deh.

Upin dan Ipin adalah sebuah film animasi anak-anak yang dirilis pada 14 September 2007 di Malaysia dan disiarkan di TV9. Film ini diproduksi oleh Les' Copaque. Awalnya film ini bertujuan untuk mendidik anak-anak agar menghayati bulan Ramadan. Kini, Upin & Ipin sudah mempunyai tiga musim. Di Indonesia, Upin & Ipin hadir di MNCTV. Di Turki, Upin & Ipin disiarkan di Hilal TV. Film ini berdurasi 5-7 menit setiap episodenya. Kartun ini tayang setiap hari di TV9 pukul 16.30 dan di MNCTV tayang setiap hari pukul 19.00 WIB. (http://id.wikipedia.org/wiki/Upin_%26_Ipin)
Pada bulan Ramadhan tahun lalu, pertama kali film ini ditayangkan, aku senang memperhatikan logat bicara malaysia yang kedengarannya sangat aneh, tapi lucu. Dari tidak terlalu suka, lama-lama aku jadi suka juga sama si Upin-Ipin ini. Ceritanya seringkali mirip dengan kehidupan sehari-hari anak-anak Indonesia. Melalui film ini, aku jadi tahu beberapa permainan anak tradisional yang ada di Malaysia. Ternyata kata mamah ku permainan itu juga ada di Indonesia, hanya bahasanya saja yang berbeda.
Upin-Ipin adalah dua anak kembar yang sudah yatim-piatu, dan tinggal bersama nenek (Opa) dan kakaknya (kak Ros). Kehidupan sehari-hari mereka sangat sederhana, tinggal di desa dengan lingkungan yang sangat hijau. Tetapi, aku kaget juga waktu di salah satu episode ditayangkan bagaimana Upin Ipin dan kawan-kawan dikenalkan pada internet. Waktu itu, aku belum begitu mengenal internet seperti sekarang. Aku sering memperhatikan papa dan mama kalau lagi OL (online), seperti membaca-baca sesuatu. Sesekali kudengar mereka tertawa. Aku jadi heran, lalu akupun diberitahu apa itu internet dan kegunaanya. Aku jadi malu sama si Upin, maka mulailah aku belajar mengenal internet. Sekarang aku sudah boleh menggunakan laptop untuk internetan, TAPI HANYA pada hari sabtu dan Ahad (libur sekolah), atau kalau ada tugas sekolah saja.
Upin-Ipin juga mengenalkan pada pentingnya arti persahabatan. Pada episode Idul Fitri kemarin, aku saangat kagum dengan persahabatan Upin dan kawan-kawan.  Sewaktu Opa sakit, kawan-kawan Upin Ipin saling membantu memberikan kbahagiaan di hari yang Fitri itu. Wah..indahnya.
Sekarang aku sangat suka Upin-Ipin. I LOVE YOU UpinIpin ...!!!!

Selasa, 07 Desember 2010

Happy NEW ISLAMIC YEAR Muharram 1432 H

Dear friends... i'd like to wish a "Happy New Islamic Year" 1432 H to all moslems brothers and sisters around the world... Sebagai seorang muslim, kita harus tahu tentang adanya penanggalan dengan menggunakan hitungan perputaran bulan. 
Berikut ini adalah informasi yang saya dapatkan dari : TQ "Anak Sholeh"s Site
Siapa yang mula-mula menetapkan Tarikh Islam?
 
Menurut riwayat para ulama ahli tarikh yang masyhur, tarikh Islam mula-mula ditetapkan oleh Umar bin Khattab r.a. ketika ia menjadi khalifah pada tahun 17 Hijrah. Menurut kisahnya, hal ini terjadi disebabkan pada suatu hari Umar menerima sepucuk
surat dari sahabatnya, Abu Musa Al-Asy’ari r.a. tanpa dibubuhi tanggal dan hari pengirimannya. Hal itu menyulitkan bagi Umar untuk menyeleksi surat yang mana terlebih dahulu harus diurusnya, sebab ia tidak menandai antara surat yang lama dan yang baru. Oleh sebab itu, Umar mengadakan musyawarah dengan orang yang terpandang dikala itu untuk membicarakan serta menyusun masalah tarikh Islam.
Dalam musyawarah tersebut ada beberapa pilihan tahun bersejarah sebagai patokan untuk memulai tarikh Islam tersebut yaitu: tahun kelahiran Nabi Muhammad, tarikh kebangkitannya menjadi Rasul, tahun wafatnya, atau ketika Nabi hijrah dari Mekkah ke Madinah. Diantara pilihan tersebut maka akhirnya ditetapkanlah bahwa dimulai dari hari berpindahnya (hijrahnya) Nabi Muhammad dari Mekkah ke Madinah menjadi awal tarikh Islam yaitu awal tahun Hijriyah, sebagaimana dahulu telah ditetapkan bahwa, hari Nabi Isa a.s. dilahirkan ditetapkan sebagai awal tahun Miladiyah atau Masihiyah.
Kemudian setelah permulaan tahun itu diputuskan, maka dimusyawarahkan pula bulan apa yang baik dipergunakan untuk tiap-tiap awal tahun tersebut.Akhirnya setelah dipilih maka ditetapkanlah bahwa bulan Muharramlah yang dipergunakan untuk permulaan tahun Islam.

Kenapa Hijrahnya Nabi Muhammad SAW ditetapkan sebagai permulaan Tarikh Islam (Tahun Hijriah)?

Hijrahnya Nabi sangat besar artinya dalam sejarah perkembangan da’wah Islamiyah. Karena setelah Nabi Muhammad hijrah ke Madinah, da’wah Islam mulai mencapai kejayaannya yang gemilang. Kalau sebelum hijrah ummat Islam adalah golongan yang ditindas dan disiksa oleh kaum Musyrikin, maka setelah Nabi hijrah kaum muslimin telah mempunyai kedudukan yang kuat dan telah terbentuk sebuah negara Islam yang memiliki peraturan, pimpinan serta undang-undang tersendiri. Oleh karena itu diharapkan peristiwa hijrah akan dikenang oleh umat Islam pada tiap-tiap tahun bagaimana perjuangan yang gigih dan pengorbanan tenaga dan jiwa raga Nabi serta para sahabatnya dalam meneggakkan Islam. Disamping itu hijrah Nabi juga menunjukkan bahwa Allah memisahkan dan membedakan antara yang haq dan yang bathil, membedakan mana yang benar dan mana yang salah.

Apa sebab Bulan Muharram dijadikan bulan pertama bagi tahun Hijriah?

Pada dasarnya sebagaimana diriwayatkan bahwa Nabi keluar dari kota Mekkah pada hari kamis akhir bulan Shafar, dan keluar dari tempat persembunyiannya di Gua Tsur pada tanggal 2 Rabi’ul Awwal (20 September 622 M) untuk menuju ke Madinah. Dan menurut al-Mas’udi, Rasulullah memasuki Madinah tepat pada malam hari 12 Rabi’ul Awwal. Sementara Umar dan para sahabat-sahabatnya menetapkan awal bulan hijriyah adalah bulan Muharram bukannya bulan Rabi’ul Awwal adalah semata-mata memandang bahwa bulan Muharram adalah bulan yang mula-mula Nabi berniat untuk berhijrah. Selain itu di bulan Muharram ini pulalah para jama’ah haji baru selesai mengerjakan ibadah haji dan pulang kenegerinya masing-masing. Dengan adanya keputusan yang demikian itu, seolah-olah hijrah Nabi jatuh pada bulan Muharram dan dipandang patut sebagai permulaan tahun didalam Islam.
Adapun nama-nama bulan pada tahun hijrah tersebut adalah : Muharram, Shafar, Rabi’ul Awwal, Rabi’ul Akhir, Jumadil Awwal, Jumadil Akhir, Rajab, Sya’ban, Ramadhan, Syawal, Dzul Qa’dah, Dzul Hijjah. (Aida)/(http://tqhamburg.multiply.com/journal/item/2)

Sabtu, 04 Desember 2010

BELAJAR BIKIN GERABAH DI PLERED PURWAKARTA



Hari ini aku senang sekali, karena aku baru saja ikut belajar bikin perabot dari tanah liat di Plered,  Purwakarta. kami berangkat dari SD Islam Al-Ghozali pada pukul 09.30 dengan menggunakan angkot, jemputan sekolah  dan beberapa mobil pribadi. Kelas IV-A terbagi atas 6 kelompok, dan aku masuk dalam kelompok 4. Disamping ini adalah foto kelompokku.
Ini adalah foto pertama kali kami datang dan siap untuk belajar membuat gerabah / tembikar, yaitu peralatan yang bahan dasarnya dibuat dari tanah liat atau tanah lempung.


SEJARAH KERAMIK DI KECAMATAN PLERED PURWAKARTA



        Plered adalah nama salah satu kecamatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Sejarah Plered tidak lepas dari sejarah keramik dan perjuangannya. Wilayah Plered, Cirata, Gandasoli dan Citalang termasuk kota atau desa yang tua di Kabupaten Purwakarta. Sejarah Plered dan keramik sudah ada sejak jaman Neolitikum. Pada jaman tersebut, sudah ada penduduk yang berdatangan ke daerah Cirata menyusuri sungai Citarum. Dari hasil penggalian di daerah Cirata ditemukan peninggalan dari batu, kapak persegi, alat untuk menumbuk dan alu dari batu, termasuk ditemukan belanga dan periuk dari tanah liat, juga ditemukan adanya panjunan (anjun) tempat membuat keramik.
       Asal muasal nama Plered mempunyai beragam versi: di antaranya nama tersebut berasal dari masa tanam paksa ketika pada waktu tersebut daerah ini menjadi tempat penanaman kopi yang hasilnya diangkut menggunakan pedati-pedati kecil yang ditarik oleh kerbau (disebut Palered). Pedati pengangkut kopi tersebut dibuat dari papan kayu baik roda mau pun pedatinya, sehingga kuat sekali kalau melalui jalan berlumpur. Pengangkutan kopi tersebut menuju Cikawao Bandung/Jatiluhur yang selanjutnya diangkut rakit ke Tanjung Priok menyusuri sungai Citarum.


Perkembangan Kerajinan Keramik Plered
Keramik sebagai bentuk kerajinan sudah nampak pada jaman kolonial Belanda, mulai tahun 1795 yang pada saat itu di sekitar Citalang ada lio-lio (tempat pembuatan genteng dan batu bata). Sejak itulah rumah-rumah rakyat yang semula beratap ijuk, sirap, daun kelapa atau alang-alang di sekitar Plered dan di Kabupaten Karawang mulai diganti dengan atap genteng bahkan di sekitar Anjun (Panjunan) sudah dimulai pembuatan gerabah/tembikar. Mulai tahun 1935, produk gerabah yang diglasir di Plered menjadi industri rumah tangga. Pada tahun tersebut, terdapat perusahaan Belanda yang membuka pabrik glasir bernama Hendrik De Boa di Warung Kondang, Plered.
       Pada jaman kolonial Jepang, kerajinan keramik mengalami kemunduran akibat penduduknya harus bekerja sebagai romusha, utamanya di sekitar kaki Gunung Cupu dan Ciganea. Sedangkan pabrik De Boa dikuasai dan diganti namanya menjadi Toki Kojo. Kendati demikian perusahaan tersebut tetap berjalan. (http://www.purwakartakab.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=225:sejarah-dan-perkembangan-keramik-plered&catid=76:liputan-khusus&Itemid=121)


Pertama kali aku tiba di tempat pembuatan tembikar/gerabah tersebut, aku sangat kagum dengan banyaknya perabotan/tembikar yang berjejer. Ada guci-guci besar, pot bunga berbagai ukuran, dan lain-lain Disana juga terdapat alat-alat pembakar gerabah yang telah dibentuk, serta alat pencetak gerabah.

Pembuatan gerabah yang aku lihat disana ada dua macam, yaitu pembuatan dengan tangan melalui bidang yang diputar (manual), serta pembuatan bentuk dengan menggunakan cetakan yang sudah ada, seperti cetakan pot berbagai ukuran


Disana juga terdapat tempat pembakaran yang masih menggunakan tungku tanah yang sangat besar. Ini dia foto tungku pembakarannya. Didepannnya terdapat pot-pot bunga yang baru saja dibuat menggunakan cetakan dan siap untuk dibakar. Gunanya, supaya adonan bentuk tanah liatnya menjadi lebih kokoh dan tidak mudah rapuh.


      Selama belajar membentuk tanah liat, kami saling bekerja sama. Sebagian dari kami memutar piringan, sebagian membentuk tanah liat. Kami sangat senang sekali ketika hasil pekerjaan kami selesai dibuat. Kelompok 4 berhasil membuat 12 buah gerabah berbagai bentuk (pot, asbak, kendi, piring, dll)

Setelah selesai, kami makan siang bersama-sama dilanjutkan dengan sholat dzuhur. Akhirnya kami pulang kembali ke sekolah, namun sebelumnya, tak lupa aku membeli beberapa buah gerabah kecil sebagai oleh-oleh untuk adikku dirumah. Pengalaman yang tidak akan kulupakan.

Selamat tinggal Plered, kapan-kapan aku ingiin sekali berkunjung ke sini lagi... I LOVE PURWAKARTA




Minggu, 21 November 2010

AKU ANAK PURWAKARTA, DUKUNG PURWA KEMBAR DONK !!

Sudah kenal dengan PURWA KEMBAR? Itu loh, salah satu peserta dalam acara Aksi Anak Bangsa yang ditayangkan oleh Stasiun Televisi RCTI pada setiap hari Sabtu dan Mingu pukul 15.00 WIB. Acara itu menayangkan berbagai aksi anak-anak bangsa yang mempunyai bakat dengan kemampuan. Semua pesertanya bagus-bagus, tapi sebagai anak Purwakarta, aku MENDUKUNG PURWA KEMBAR.
      Bukan hanya karena berasal dari Purwakarta saja loh, tapi waktu aku menyaksikan gerakan tariannya, wah… mereka benar-benar kompak dan hebat. Selain itu juga karena Purwa Kembar menampilkan kesenian tradisional yang sekarang sudah jarang ditayangkan di televisi. Sebelumnya kita kenalan dulu sama Purwa Kembar ya....
       Purwa Kembar adalah anak kembar tiga yang terdiri dari Nadiya Amanda, Nabilla Adinda dan Natasya Amelia. Sejak usia 9 tahun, mereka sudah mempunyai minat yang sama yakni tarian daerah. Minat tersebut diasah lebih dalam pada sebuah sanggar tari di Purwakarta
Di usianya yang ke-11 ini, sudah lebih dari 10 tarian daerah sudah mereka kuasai. Berbekal dari hobi yang sama, ketiga kembar ini berhasil memukai para juri dengan penampilan tarian Kembang Bandung yaitu kolaborasi antara gerakan tari Jaipong dengan gerakan tari Melayu.
       Sebelumnya dalam acara pencarian bakat yang lain (Indonesia Mencari Bakat) ada juga grup tari bernama RUMINGKANG yang tampilannya juga hebat. Aku sampai kagum dan heran, kok bisa ya, mereka sehebat itu? Gerakannya sangat lincah dan kompak !. Ayo dukung dan beri semangat teman-teman kita yang hebat ini. Bisa ikutan di Purwa Kembar Fan Page on Facebook.
      Kata orang tuaku, apapun yang kita kerjakan baik itu hobi seperti menggambar, bersepeda, berenang ataupun yang kita pelajari di sekolah, kalau kita bersungguh-sungguh pasti akan ada hasilnya. Misalnya kalau kita hobi mengambar, siapa tahu nanti besar kita bisa jadi arsitek ataupun desainer. Kalau suka music ataupun akting, siapa tahun kita nanti menjadi enternainmen (itu istilahnya untuk artis, katanya…).
     Aku jadi lebih bersemangat melihat prestasi teman-teman Purwa Kembar,. Kalau mereka bisa, Kenapa aku tidak? Aku akan lebih giat lagi belajar dan rajin juga menggambar. siapa tahu nantinya hasil karyaku akan menjadi prestasi yang bisa dibanggakan.  Go PURWA KEMBAR Go ! GO PURWAKARTA GIRLS !!!

Rabu, 17 November 2010

Happy Idul Adha 1431 H, Happy ‘Festival of Sacrifice’ day


Hi friends , I just wanna say “Happy Idul Adha 1431 H, Happy ‘Festival of Sacrifice’ day ” .
So, you should have sholat Ied this morning, right? And I guess, you are talking and eating a lot with your big family right now…

     Hari raya Idul Adha kali ini aku libur selama 4 hari, yakni hari raya dan hari tasyrik. Hari tasyrik itu adalah hari-hari dimana kita tidak boleh berpuasa (haram), karena pada hari tersebut diadakan penyembelihan hewan qurban dan dibagikan kepada kaum dhuafa (miskin). Jadi diharapkan kita bisa bergembira bersama-sama.
      Bagi anda pemeluk agama Islam tentunya setiap tahunnya merayakan hari raya qurban atau hari raya idul adha, tapi sebenarnya kamu tau ngga sih awal adanya hari raya idul adha dahulu? berikut ini kisahnya :

      Pada suatu hari Nabi Ibrahim bermimpi, dalam mimpinya itu Allah menyuruh Nabi Ibrahim menyembelih anaknya yang bernama Ismail. Selepas dari mendapat mimpi itu, Nabi Ibrahim pun memberitahu isterinya yang bernama Siti Hajar.
Maka berbincanglah Nabi Ibrahim, Siti Hajar dan Ismail. Siti Hajar berkata, “Mungkin mimpimu itu hanya mainan tidur saja tetapi kalau mimpi itu merupakan wahyu, wajiblah dituruti.” Apabila mendengar kata-kata ibunya, Ismail berkata kepada bapanya, “Ayahku, sekiranya ini merupakan wahyu dari Allah S.W.T., aku sedia merelakan diriku untuk disembelih.”

      Setelah persetujuan dicapai, keesokan harinya Nabi Ibrahim pun membawa puteranya Ismail untuk disembelih. Perkara Nabi Ibrahim hendak menyembelih anaknya telah sampai kepada pengetahuan orang ramai. Hal ini membuat orang ramai takut sehingga ada yang mengatakan, “Nampaknya Nabi Ibrahim mungkin sudah gila hinggakan mahu menyembelih anaknya sendiri. Kalau kita biarkan perkara ini, nanti kitapun akan dibunuhnya.
      Walau apapun tuduhan orang terhadapnya, namun Nabi Ibrahim tetap menjalankan tugas yang diperintahkan oleh Allah S.W.T terhadapnya. Setelah Nabi Ibrahim dan anaknya Ismail sampai pada tempat yang dituju, berkatalah anaknya, “Wahai ayahku, aku fikir cara yang baik untuk menyembelih adalah dengan cara aku disembelih dalam keadaan menelungkup tapi mata ayah hendaklah ditutup. Kemudian ayah hendaklah tahu arah pedangyang tajam dan ayah kenakan tepat kepada leherku .”

      Kemudian Nabi Ibrahim pun melaksanakan perintah yang Allah S.W.T perintahkan dalam mimpinya. Baginda pun mengucapkan kalimah atas nama Allah lalu memancungkan pedangnya pada leher anaknya itu. Maka terperciklah darah mengenai badan Nabi Ibrahim. Sebagai seorang manusia biasa, Nabi Ibrahim pun menggeletar dan membuka penutup matanya.
Tetapi alangkah terperanjatlah apabila melihat yang disembelihnya itu bukanlah anaknya melainkan seekor kibas. Dengan memuji kebesaran Allah S.W.T, kedua-duanya pun berpeluk-peluk sambil bersyukur kepada Tuhan kerana memberi kekuatan sehingga dapat melaksanakan amanat dari Allah S.W.T.
Sementara itu, sepeninggalan Nabi Ibrahim, yaitu sejak Siti Hajar melepaskan anaknya untuk disembelih oleh baginda, dia sentiasa menangis. Fikirannya bertambah runsing disebabkan diganggu oleh syaitan laknat yang mengatakan Nabi Ibrahim telah gila dan sebagainya.
      Pada suatu hari, dari jauh Siti Hajar mendengar suara takbir memuhi-muji nama Allah, semakin lama semakin dekat dan akhirnya dapatlah Siti Hajar kenali bahawa suara itu adalah suara anaknya Ismail dan suaminya Nabi Ibrahim.
      Maka dengan segera dia pergi mendapatkan anak dan suaminya sambil bersyukur kepada Allah S.W.T. kerana telah memberi kekuatan kepadanya sehingga dia sanggup membenarkan anaknya untuk disembelih. Siti Hajar menangis bukanlah disebabkan marah kepada Nabi Ibrahim tetapi hanyalah menangis seorang ibu terhadap anaknya memandangkan dia adalah seorang wanitayang taat kepada Allah dan tidak mudah digoda oleh syaitan.
Peristiwa ini ada diterangkan dalan surah Ash-Shaffat ayat 101 hingga ayat 111....

Kamis, 11 November 2010

PRESIDEN BARRACK OBAMA KE INDONESIA


     Bertepatan pada hari Pahlawan tahun 2010 ini Negara kita kedatangan tamu yang sangat dikenal oleh masyarakat dunia Yaitu Presiden Negara Amerika Serikat (United States of America) yaitu Barrack Obama. Pada hari itu, sekitar 6.500 hadirin duduk di dalam Balairung Universitas Indonesia di Depok.
     Banyak hal menarik yang aku suka dari Pidato Presiden Obama, terutama guyonannya tentang kenangan beliau waktu tinggal di Negara kita semasa kecil dulu. Beliau masih ingat bagaimana dulu bermain bersama “anak menteng”, dengan permainan yang sama seperti kita. Bagaimana beliau berlarian di pematang sawah, mengejar layang-layang dan lain-lain.
Sebetulnya sih, aku juga tidak terlalu mengerti isi pidato beliau. Aku hanya tertarik waktu beliau berseru “sate” dan juga “bakso”, dengan logat yang sangat Indonesia. Wah…hebat ya. Pemimpin Negara besar seperti beliau juga memiliki masa kecil yang sama seperti kita.
     Kata orang tuaku, kelak aku juga bisa menjadi apa saja yang aku inginkan, asalkan saja aku mau belajar dan rajin beribadah kepada Allah SWT. Jangan takut untuk memiliki cita-cita yang besar, karena pada dasarnya semua orang diciptakan “sama” oleh Allah SWT. Semua orang memiliki kemampuan yang sama, hanya mungkin saja kesempatan yang tidak sama. Aku bersyukur, karena aku masih bisa belajar di sekolah dengan didampingi kedua orangtuaku. Banyak teman-teman yang kurang beruntung di luar sana.


Terima kasih ya Allah…. Atas segala kesempatan yang telah Engkau berikan. Aku akan lebih giat lagi belajar supaya bisa mencapai cita-citaku kelak.

Senin, 01 November 2010

INNALILLAAHI WA INNAA ILAIHI RAAJI'UUUN.... INDONESIA BERDUKA

 Innalillaahi wa inna ilaihi raaji'uun... Bulan Oktober tahun 2010 ini Negara tercinta Indonesia dilanda bencana alam. Ada 3 daerah yan mengalami bencana alam yang cukup berat yaitu daerah Wasior - Papua, Kepulauan Mentawai Sumatra, dan Jogjakarta.
       Wasior adalah sebuah distrik di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat (id.wikipedia.org/wiki/Wasior,_Teluk_ Wondama)  Wasior dilanda banjir bandang yang sangat hebat pada tanggal 04 Oktober 2010. Banjir bandang adalah banjir besar yang datang secara serentak. Banjir bandang di  Wasior kali ini sagatlah hebat. Banyak korban berjatuhan karena terseret arus air yang sangat kuat. Selain itu, banjir juga telah melululantahkan sarana dan prasarana yang ada di Wasior. Pemerintah mengirim bantuan untuk membantu para korban banjir.
Kepulauan Mentawai dilanda Tsunami. Diawali dengan gempa berkekuatan 7,2 skala richter (itu kata para ahli loh..) lalu disusul tsunami yang menyapu daerah tepian pantai. Banyak korban ang berjatuhan terseret air. Korban jiwa maupun rusaknya sarana. Lihatlah, betapa air telah menyapu daerah sekitar pantai. Foto dibawah ini menunjukkan daerah yang telah tersapu tsunami. Banyak pengungsi yang membutuhkan pertolongan. Anak-anak bersedih karena kehilangan orang tuanya, kehilangan rumahnya, kehilangan tempat bermain.

      Sementara itu, Gunung Merapi meletus pada tanggal 26 Oktober. Gunung merapi mengeluarkan abu yang panas seperti awan hitam. Orang-orang menyebutnya "wedus gembel". Konon panasnya bisa mencapai 600 derajat Celcius (6 kali lipat dari panas air yang mendidih!). Banyak korban jiwa berjatuhan, juga kerusakan sarana dan tempat tinggal. Maha Besar Allah SWT yang telah menciptakan segala sesuatu.... Subhanallah...lihatlah gambar letusan gunung merapi dibawah ini....

      Teman-teman, aku merasa sangat sedih melihat para korban bencana alam itu sedang menderita. Orang-orang tinggal di pengungsian, anak-anak yang menangis... Aku sangat sedih melihat pemandangan alam yang telah rusak karena bencana alam. Aku juga melihat banyak orang yang datang untuk membantu. Aku sangat kagum pada orang-orang yang mau membantu. Kata Papa ku, kita bisa membantu sebisa kita, baik dengan menyumbangkan uang maupun berupa benda.
      Aku merasa bersyukur masih diberi kesempatan untuk hidup bersama-sama keluargaku disini. Aku hanya bisa mendo'akan, buat para korban bencana alam, semoga mereka semua tabah menghadapi cobaan dari Allah SWT ini.





Senin, 18 Oktober 2010

WISATA Ke WANAYASA

      Pada hari Sabtu, tanggal 17 Oktober 2010 kemarin,  kelas 4 SD Islam Al-Ghozali mengadakan kunjungan ke Desa Wanayasa. Kunjungan ini diadakan oleh sekolah untuk lebih mengenalkan para siswa pada salah satu daerah yang memiliki tempat wisata (yaitu Situ Wanayasa) di Purwakarta.
      Sebagai warga Purwakarta, para siswa diharapkan mengetahui sedikit tentang keberadaan Situ Wanayasa dan keadaan penduduk sekitarnya.Hari itu kami pergi dengan didampingi para Guru, sementara orang tua siswa yang ingin ikut membentuk barisan terpisah. Hari itu mamah dan kedua adikku juga ikut, tapi mobilnya terpisah.
      Setibanya disana, kami disambut oleh pemerintah Desa setempat. Disana lalu kami masuk ke ruang Desa untuk mendengarkan keterangan dari pihak Desa tentang keadaan penduduk dan lain-lain. Kami juga mengadakan tanya-jawab. Banyak hal-hal baru yang aku ketahui tentang Wanayasa, terutama tentang Situ Wanayasa dan keadaan penduduk setempatnya.
      Setelah selesai, kami semua berjalan ke Situ Wanayasa yang letaknya tidak jauh dari kantor desa. Sambil berjalan, tak lupa kami membeli penanan kecil khas Wanayasa di kios-kios yang berjejer di jalan menuju arah Situ Wanaasa.

Setibanya di Situ, kami langsung berkumpul di sebuah bukit kecil di pingir Situ dan membuka bekal makanan. Wah...rasanya nikmat sekali bisa makan siang bersama-sama setelah seharian tadi berbaris dan mendengarkan ceramah di kantor Desa. Acara dilanjutkan dengan permainan yang dipimpin oleh pak Yasin. Anak-anak terlihat senang sekali mengikuti kegiatan permainan ini. Tapi, ditengah kegiatan, ada seorang temanku yang badannya terasa gatal-gatal dan kulitnya tampak kemerahan. mungkin  dia alergi. Kami saling berkejaran dan bersenda gurau satu sama lain.

      Tak terasa, adzan Dzuhur pun berkumandang, maka kami menyudahi acara kami untuk bergegas melaksanakan sholat dan kembali pulang. Tak lupa kami mampir dulu di kios-kios yang berjejer di sepanjang jalan menuju masjid, untuk membeli oleh-oleh. Aku membeli beberapa buah manisan dan dodol untuk dibawa pulang.  Aku senang sekali hari ini. Kata papa, kalau aku libur sekolah, aku akan diajak kesini lagi bersama keluarga dan saudara-saudaraku.

Jumat, 10 September 2010

HAPPY 'AIDIL FITRI 1431 H


After the greatest month ( Ramadhan ) 
I would like to say to my LOVELY FAMILY, 
Muslim brothers, cousins, aunts and uncles, and friends....
and all I would like to greet you with love of  
happy Aidil Fitri 1431 H

Taqobbalallaahu minna wan minkum, 
Shiyaamana wa shiyaamakum. 
Minal ‘Aaidzin wal faidzin, Mohon maaf Lahir dan Bathin.